Tadarus Jurnal Jatim #4: Strategi Editor in Chief dalam Menjaga Integritas dan Kualitas Publikasi

Minggu, 15 Maret 2026 – Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia Jawa Timur (Pengda RJI Jatim) kembali menyelenggarakan kegiatan Sharing Session: Tadarus Jatim #4 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas pengelola jurnal ilmiah. Mengusung tema “Peran Editor in Chief dalam Pengelolaan Jurnal”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan pembelajaran strategis mengenai kepemimpinan editorial dalam menjaga mutu dan arah pengembangan jurnal ilmiah.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh 49 peserta dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga pengelola jurnal. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi serta pertanyaan yang menggali praktik nyata di lapangan. Hadir sebagai narasumber, Ir. Teguh Arifianto, S.Kom., M.T., IPM.,MOS membagikan pengalaman dan wawasan terkait peran strategis Editor in Chief (EiC) dalam memastikan kualitas dan keberlanjutan jurnal ilmiah.

Editor in Chief (EiC) merupakan pimpinan tertinggi dalam pengelolaan jurnal yang tidak hanya bertugas secara teknis, tetapi juga berperan sebagai pemimpin editorial yang menentukan arah, kebijakan dan reputasi jurnal. EiC juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas ilmiah, memastikan kualitas artikel serta mengambil keputusan akhir terhadap penerimaan atau penolakan naskah. Lebih lanjut, dijelaskan bahwa peran EiC mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari penetapan visi dan ruang lingkup jurnal, penyusunan kebijakan editorial, hingga pengawasan proses peer review agar berjalan objektif dan transparan.  EiC juga berperan dalam mengkoordinasikan dewan editor dan reviewer, serta membangun jejaring akademik guna meningkatkan reputasi dan visibilitas jurnal.

Selain itu, aspek etika publikasi menjadi perhatian penting dalam pengelolaan jurnal. Teguh menekankan pentingnya pencegahan plagiarisme, penanganan pelanggaran etika, serta penerapan standar etika publikasi yang mengacu pada praktik internasional. Hal ini menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan komunitas akademik terhadap jurnal yang dikelola.

Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya pengembangan mutu jurnal secara berkelanjutan, termasuk upaya mendorong indeksasi dan akreditasi, menjaga konsistensi kualitas terbitan, serta memastikan keberlanjutan penerbitan melalui dukungan sumber daya yang memadai. Peran EiC dalam membangun kolaborasi dan strategi pengembangan jurnal menjadi kunci dalam menghadapi persaingan publikasi ilmiah yang semakin kompetitif.

Melalui kegiatan ini, Pengda RJI Jawa Timur berharap para peserta dapat memahami secara komprehensif peran strategis Editor in Chief serta mampu mengimplementasikannya dalam pengelolaan jurnal masing-masing. Program Tadarus Jatim sendiri terus dihadirkan sebagai ruang belajar bersama selama Ramadhan yang mendorong peningkatan kualitas tata kelola jurnal ilmiah di Indonesia.

RJI, Berbagi Giatkan Publikasi

Website: relawanjurnal.id

Tiktok: relawanjurnal.id

Instagram: relawanjurnal_id

Facebook: Relawan Jurnal Indonesia

YouTube: Channel RJI

WhatsApp: 08170240689

Twitter: relawanjurnalid

PSPI: pusatstudi_rji

Supervisi : supervisi_jurnal_rji

LSP : lsp_pie

RJI, Berbagi Giatkan Publikasi

Website: relawanjurnal.id

Tiktok: relawanjurnal.id

Instagram: relawanjurnal_id

Facebook: Relawan Jurnal Indonesia

YouTube: Channel RJI

WhatsApp: 08170240689

Twitter: relawanjurnalid

PSPI: pusatstudi_rji

Supervisi : supervisi_jurnal_rji

LSP : lsp_pie

Share:

On Key

Most Popular Posts