
Sabtu, 14 Maret 2026 – Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia Jawa Timur (Pengda RJI Jatim) kembali menyelenggarakan kegiatan Sharing Session: Tadarus Jatim #3 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas pengelola jurnal ilmiah. Mengusung tema “Penyusunan Editorial dalam Jurnal Nasional dan Internasional”, kegiatan ini menjadi ruang berbagi praktik terbaik (best practices) dalam membangun tata kelola editorial yang profesional dan berdaya saing.
Kegiatan yang dikemas dalam suasana ngabuburit ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai institusi. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan diskusi yang berlangsung sepanjang sesi. Hadir sebagai narasumber, Dr. Husamah, S.Pd., M.Pd., membagikan pengalaman sekaligus pembelajaran strategis dalam mengembangkan sistem editorial jurnal yang berkelanjutan dan bereputasi.
Dalam pemaparannya, Husamah menegaskan bahwa editorial bukan sekadar proses administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun reputasi dan kepercayaan terhadap jurnal ilmiah. Husamah juga menekankan pentingnya integritas, konsistensi dan standar kerja yang jelas dalam setiap tahapan pengelolaan artikel. Peserta diajak memahami struktur tim editorial yang ideal dari Editor-in-Chief, Managing Editor hingga reviewer yang memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas substansi artikel. Tidak hanya itu, alur kerja editorial profesional juga dibahas secara komprehensif, mencakup tahap initial screening, penugasan editor, proses peer review, hingga tahap produksi akhir sebelum publikasi.
Lebih lanjut, kegiatan ini menyoroti lima praktik editorial yang memiliki dampak signifikan terhadap kualitas jurnal, yaitu: kejelasan scope jurnal, penerapan screening awal berbasis checklist, pengelolaan database reviewer yang terstruktur, penyusunan decision letter yang substantif dan konstruktif serta penyediaan kebijakan jurnal yang transparan dan mudah diakses pada laman resmi.
Sebagai bagian dari implementasi, Husamah juga membagikan roadmap penguatan editorial selama 90 hari yang meliputi pembenahan fondasi tata kelola, penguatan operasional harian, hingga peningkatan transparansi dan mutu publikasi. Langkah ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi pengelola jurnal dalam melakukan perbaikan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pengda RJI Jawa Timur berharap para peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga mampu mengimplementasikan praktik editorial yang lebih sistematis dan berkualitas di jurnal masing-masing. Kegiatan Tadarus Jatim sendiri merupakan salah satu program unggulan RJI Jatim dalam membangun budaya belajar bersama di kalangan pengelola jurnal.



