Tadarus Jurnal #1 RJI Jatim Bahas Strategi dan Persyaratan Indeksasi DOAJ

Minggu, 08 Maret 2026 – Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia Jawa Timur (Pengda RJI Jatim) menyelenggarakan kegiatan produktif selama bulan Ramadhan bertajuk Sharing Session: Tadarus Jurnal dengan tema “Menuju Indexing DOAJ”. Kegiatan yang dipandu langsung oleh Dr. Ir. Moch Mahsun, S.Kom., M.T. ini diikuti oleh 89 dosen dan pengelola jurnal dari berbagai institusi di Indonesia. Menariknya, jumlah peserta yang hadir mencapai 80 orang, melebihi target awal panitia yang menargetkan 40 peserta. Tingginya partisipasi ini menunjukkan besarnya minat para dosen dan pengelola jurnal terhadap upaya peningkatan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah, khususnya dalam mempersiapkan jurnal menuju indeksasi Directory of Open Access Journals (DOAJ).

Sebagai pengantar, Mahsun menjelaskan bahwa Directory of Open Access Journals (DOAJ) merupakan indeks internasional yang menghimpun jurnal akses terbuka berkualitas dari seluruh dunia. DOAJ juga dikenal sebagai salah satu standar global dalam praktik penerbitan ilmiah berbasis open access. Melalui platform ini, artikel ilmiah dapat diakses secara terbuka, transparan, dan terpercaya oleh komunitas akademik internasional.

Dalam sesi materi, peserta dibekali pemahaman mengenai berbagai persyaratan minimum agar jurnal dapat terindeks DOAJ. Beberapa di antaranya meliputi penerapan kebijakan akses terbuka (open access policy), konsistensi penerbitan artikel penelitian, pencantuman lisensi terbuka seperti Creative Commons serta transparansi dalam proses editorial dan peer review. Selain itu, jurnal juga perlu menampilkan informasi yang jelas mengenai identitas penerbit, ISSN yang terdaftar secara resmi, serta tujuan dan ruang lingkup (aims and scope) jurnal yang terdefinisi dengan baik.

Mahsun juga memaparkan berbagai aspek penting dalam manajemen editorial jurnal, seperti penyusunan tim editor dan reviewer yang berasal dari beragam institusi, penyediaan author guidelines, penerapan kebijakan plagiarisme hingga pengelolaan arsip artikel yang telah dipublikasikan. Seluruh komponen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas, transparansi, dan integritas jurnal sebelum diajukan untuk proses evaluasi di DOAJ. Terakhir, peserta juga diperkenalkan dengan tahapan teknis pendaftaran jurnal ke DOAJ dari proses registrasi akun hingga pengisian formulir evaluasi yang terdiri dari beberapa tahap verifikasi. Penjelasan ini memberikan gambaran praktis bagi para pengelola jurnal dalam mempersiapkan jurnal mereka agar memenuhi standar indeksasi internasional.

Selama kegiatan berlangsung, terlihat antusiasme peserta yang sangat tinggi. Hal ini tercermin dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, baik secara langsung kepada narasumber maupun melalui kolom chat selama sesi diskusi berlangsung. Beragam pertanyaan tersebut mencakup pengalaman praktis dalam pengelolaan jurnal, strategi memenuhi kriteria DOAJ, hingga berbagai kendala yang sering dihadapi oleh pengelola jurnal di berbagai institusi. Melalui kegiatan ini, Relawan Jurnal Indonesia berharap para pengelola jurnal di Indonesia semakin memahami pentingnya tata kelola jurnal yang transparan, berkualitas, dan sesuai dengan standar global sehingga mampu meningkatkan kualitas serta visibilitas jurnal nasional di tingkat internasional.

RJI, Berbagi Giatkan Publikasi

Website: relawanjurnal.id

Tiktok: relawanjurnal.id

Instagram: relawanjurnal_id

Facebook: Relawan Jurnal Indonesia

YouTube: Channel RJI

WhatsApp: 08170240689

Twitter: relawanjurnalid

PSPI: pusatstudi_rji

Supervisi : supervisi_jurnal_rji

LSP : lsp_pie

RJI, Berbagi Giatkan Publikasi

Website: relawanjurnal.id

Tiktok: relawanjurnal.id

Instagram: relawanjurnal_id

Facebook: Relawan Jurnal Indonesia

YouTube: Channel RJI

WhatsApp: 08170240689

Twitter: relawanjurnalid

PSPI: pusatstudi_rji

Supervisi : supervisi_jurnal_rji

LSP : lsp_pie

Share:

On Key

Most Popular Posts