Pertama, Jurnal RJI menggunakan Blockchain

Arsip digital, atau dikenal dengan Digital Archiving merupakan salah satu hal terpenting dalam pengelolaan jurnal ilmiah secara elektronik. Oleh karena itu, Relawan Jurnal Indonesia (RJI) tahun ini (2021) melakukan terobosan dengan menggunakan teknologi blockchain sebagai ekosistem untuk penyimpanan. “Menggunakan Blockchain Vexanium” tegas Andri selaku Ketua Pengurus Pusat Relawan Jurnal Indonesia.

Sementara itu, M Tanzil Multazam menyampaikan dalam unggahan di sosial media nya bahwa RJI “Melalui (red: platform) STAMP mencoba untuk melakukan terobosan dengan memberikan fasilitas kepada pengelola jurnal ilmiah untuk bisa melakukan penyimpanan artikel ilmiah dalam jaringan terdesentralisasi peer to peer IPFS https://ipfs.io/ “.

Platform Stamp Relawan Jurnal Indonesia (STAMP-RJI) merupakan inovasi terbaru yang memanfaatkan jaringan terdistribusi berteknologi blockchain untuk mencatatkan dokumen penting. Pencatatan ini bertujuan untuk menegaskan kepemilikan bahwa dokumen yang dimiliki adalah asli dan tidak pernah diubah. Jika dokumen pernah diubah, maka perlu dicatatkan kembali dan mendapatkan label yang sama seperti dokumen yang pertama kali dicatatkan. Selain itu, M Tanzil Multazam menambahkan “Penggunaan teknologi peer to peer yang terdesentralisasi memberikan dampak artikel ilmiah yang disimpan lebih aman (data tidak tersimpan di satu tempat, selama nodes Vex dan IPFS ada artikel ilmiah akan tetap ada), original (artikel dengan isi yang sama tidak bisa diunggah lagi, jadi tidak ada replika data), mudah diakses (pelacakan transaksi bisa langsung di https://explorer.vexanium.com/ yang bisa diakses secara terbuka).

Bagaimana penggunaan Platform Stamp ini bagi pengelola jurnal khususnya di Indonesia? Penting bagi pengelola jurnal untuk mencatatkan dokumen artikel jurnal di platform ini. Karena, Stamp ini memiliki fitur untuk mencatatkan, mengesahkan, dan menandatangani dokumen sebagai bentuk verifikasi sehingga dokumen ini benar-benar asli. Oleh karena itu, pengelola jurnal dapat menjadikan Stamp sebagai Digital Archiving untuk artikel jurnalnya.  Sementara itu bagi penulis, Stamp dapat berfungsi untuk pencatatan kepemilikan dokumen pribadi berupa karya ilmiah, dokumen intellectual property dan dokumen penting lainnya.

Disinggung mengenai jurnal yang dimiliki oleh RJI yang sudah menggunakan teknologi Blockchain ini, Andri memberikan bocorannya yaitu Publetter. “Iya Publetter sudah pakai, silakan dilihat untuk dijadikan contoh” kata Andri. Andri juga menambahkan, jika ingin melihat ekosistem blockchain yang digunakan disarankan mengikuti acara uji coba yang akan dilaksanakan pada Jumat, 15 Oktober 2021 Pukul 10.00-10.35 WIB melalui saluran Youtube RJI.

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on linkedin

Social Media

Most Popular

Get The Latest Updates

Subscribe To Our Weekly Newsletter

No spam, notifications only about new products, updates.
On Key

Most Popular Posts

Pertama, Jurnal RJI menggunakan Blockchain

Arsip digital, atau dikenal dengan Digital Archiving merupakan salah satu hal terpenting dalam pengelolaan jurnal ilmiah secara elektronik. Oleh karena itu, Relawan Jurnal Indonesia (RJI)

Giveaway RJI

GIVEAWAY……Hallo pegiat jurnalGimana kabarnya? Semoga dalam keadaan sehat dan pastinya sejahtera lah ya.Oh iya, masih inget gak sobat RJI dengan giveaway “100 Tulisan, 10 Juta

Tata Cara Pendaftaran Fasilitator RJI Academy

RJI Academy adalah portal pembelajaran online yang dirancang untuk meningkatkan kualitas penerbitan ilmiah. Fasilitas ini diperuntukan bagi anggota RJI dan masyarakat pengelola jurnal secara umum