Relawan Jurnal Indonesia Gelar One Day Workshop “From Local to Global” di IAIN Manado, Dorong Jurnal Indonesia Menuju Dampak dan Pengakuan Global

Jum’at 24 April 2026 — Relawan Jurnal Indonesia (RJI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pengelolaan jurnal ilmiah nasional melalui penyelenggaraan One Day Workshop: From Local to Global – Elevating Indonesian Journals to Global Impact and Recognition. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Gedung Aula IAIN Manado untuk peserta luring serta melalui Zoom Meeting bagi peserta daring.

Kegiatan ini dihadiri oleh 63 peserta luring dan 36 peserta daring yang terdiri atas pengelola jurnal, dosen, serta praktisi publikasi ilmiah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki perhatian terhadap penguatan tata kelola jurnal menuju standar internasional.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus welcoming speech dari Assoc. Prof. Dr. Ardianto, M.Pd, selaku Ketua LP2M IAIN Manado. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa penguatan kualitas jurnal ilmiah menjadi bagian penting dalam meningkatkan reputasi akademik perguruan tinggi di tingkat global.

“Pengelolaan jurnal ilmiah tidak hanya berkaitan dengan proses penerbitan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap pengelola jurnal dapat meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat jejaring kolaborasi, serta mendorong publikasi ilmiah Indonesia agar semakin diakui di tingkat internasional,” ujarnya.

Selanjutnya, sambutan sekaligus pembukaan kegiatan secara resmi disampaikan oleh Prof. Dr. Salma, M.HI, selaku Plh. Rektor IAIN Manado. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas publikasi ilmiah sebagai bagian dari transformasi perguruan tinggi menuju universitas berdaya saing global.

Memasuki sesi materi, pemaparan pertama disampaikan oleh Muh. Ilham Bakhtiar dengan topik “Strategi dan Implementasi Indeksasi Global dari Sinta ke Scopus.” Ia menjelaskan berbagai langkah strategis yang perlu dilakukan pengelola jurnal untuk meningkatkan reputasi dan indeksasi internasional.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa proses menuju indeksasi global memerlukan peningkatan kualitas tata kelola editorial, kualitas substansi artikel, serta penguatan jejaring internasional penulis dan editor. Tahapan tersebut meliputi peningkatan kualitas artikel, pengembangan penulis internasional, serta penguatan tim editorial internasional sebagai bagian dari strategi menuju indeksasi global seperti Scopus.

Materi selanjutnya disampaikan oleh M. Tanzil Multazam yang membahas topik “Grant Linking System: Menghubungkan Artikel, Pendanaan Riset, dan Akuntabilitas Ilmiah.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pengelolaan metadata yang baik untuk menghubungkan artikel ilmiah dengan informasi pendanaan riset sehingga dapat ditelusuri secara global melalui sistem metadata yang terintegrasi.

Ia menekankan bahwa metadata bukan sekadar informasi administratif, tetapi merupakan data penting yang memungkinkan keterhubungan antara artikel, peneliti, lembaga, dan pendanaan riset dalam ekosistem publikasi ilmiah global.

“Peran pengelola jurnal menjadi penting karena apa yang akan kita terbitkan akan menjadi acuan untuk visualisasi performance dari banyak lokasi. Jadi bukan sekadar memikirkan jurnal anda bereputasi, tetapi juga perlu memikirkan apakah artikel yang saya terbitkan meta datanya sudah komplit atau belum,” tegasnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Robbykha Rosalien dengan topik “Enhancing Visibility of Indonesian Publishing.” Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya metadata yang lengkap dan berkualitas untuk meningkatkan discoverability atau kemudahan penemuan artikel ilmiah secara global.

Ia menjelaskan bahwa metadata yang lengkap seperti judul, abstrak, penulis, DOI, hingga informasi pendanaan menjadi faktor penting agar publikasi ilmiah dapat ditemukan, dikutip, dan dimanfaatkan oleh komunitas ilmiah internasional.

Materi berikutnya disampaikan oleh Maria Lamury yang membahas “Enhancing Global Visibility of Indonesian Journals through Open Journal Systems.” Ia menyoroti peran penting Open Journal Systems (OJS) sebagai platform manajemen jurnal yang paling banyak digunakan di dunia serta menjadi infrastruktur utama pengelolaan jurnal ilmiah di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Maria menekankan bahwa optimalisasi OJS tidak hanya berkaitan dengan penggunaan sistem, tetapi juga dengan peningkatan kualitas workflow editorial, metadata, serta integrasi dengan berbagai identitas digital seperti DOI dan ORCID.

“OJS yang baik bukan hanya digunakan, tetapi dioptimalkan untuk mendukung efisiensi kerja editorial, transparansi proses publikasi, dan peningkatan kualitas layanan jurnal,” ujar Maria Lamury.

Materi terakhir disampaikan oleh Yusuf Saefudin dengan topik “Diamond Open Access: Peluang dan Tantangan Implementasi di Indonesia.” Ia menjelaskan bahwa model Diamond Open Access merupakan sistem publikasi ilmiah tanpa biaya bagi penulis maupun pembaca yang dikelola secara kolaboratif oleh komunitas akademik.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan model ini karena kuatnya budaya kolaborasi akademik serta jumlah jurnal berbasis OJS yang sangat besar.

“Barangkali yang tidak ada di negara lain adalah budaya gotong royong. Dari gotong royong ke depannya mudah-mudahan akses pengetahuan lebih inklusif dan mendukung, serta tidak ada lagi kelas-kelas tertentu melihat artikel berdasarkan siapa yang menulis, tetapi berdasarkan substansinya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pengelola jurnal di Indonesia dapat meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah, memperkuat praktik publikasi yang berintegritas, serta mendorong jurnal nasional untuk semakin berkontribusi dalam ekosistem publikasi ilmiah global.

RJI, Berbagi Giatkan Publikasi

Website: relawanjurnal.id

Tiktok: relawanjurnal.id

Instagram: relawanjurnal_id

Facebook: Relawan Jurnal Indonesia

YouTube: Channel RJI

WhatsApp: 08170240689

Twitter: relawanjurnalid

PSPI: pusatstudi_rji

Supervisi : supervisi_jurnal_rji

LSP : lsp_pie

RJI, Berbagi Giatkan Publikasi

Website: relawanjurnal.id

Tiktok: relawanjurnal.id

Instagram: relawanjurnal_id

Facebook: Relawan Jurnal Indonesia

YouTube: Channel RJI

WhatsApp: 08170240689

Twitter: relawanjurnalid

PSPI: pusatstudi_rji

Supervisi : supervisi_jurnal_rji

LSP : lsp_pie

Share:

On Key

Most Popular Posts