
Selasa, 20 Januari 2026 — Relawan Jurnal Indonesia (RJI) kembali menyelenggarakan workshop bertajuk “Pelatihan Menulis Artikel untuk Publikasi ke Jurnal Bereputasi” bersama Kepala Program Studi Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Nurwahyu Alamsyah, Ph.D. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pusat Relawan Jurnal Indonesia ini diikuti oleh 33 peserta yang terdiri atas pengelola jurnal dan dosen dari berbagai institusi di Indonesia.
Sebagai pembuka, Alam menegaskan bahwa publikasi pada jurnal bereputasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan berbahasa Inggris, melainkan merupakan kombinasi antara perencanaan teknis riset, kekuatan argumentasi ilmiah serta ketahanan penulis dalam menghadapi proses revisi. Lebih lanjut, Alam juga memaparkan tiga komponen utama yang menentukan keberhasilan publikasi yakni aspek teknis riset, kualitas penulisan (yang mencakup kejelasan angle, novelty dan alur argumentasi) serta kemampuan merespons revisi sebagai bagian dari scientific debate.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pembahasan kritis mengenai perbedaan artikel jurnal dan prosiding konferensi. Peserta diajak memahami bahwa jurnal bereputasi memiliki proses editorial yang ketat, dikelola secara aktif oleh editor-in-chief, serta memberikan dampak ilmiah yang lebih luas. Sebaliknya, prosiding umumnya menawarkan proses publikasi yang lebih cepat, namun dengan standar kualitas dan seleksi yang bervariasi. Peserta juga diperkenalkan pada strategi praktis dalam memilih jurnal dan artikel, antara lain melalui teknik one-minute review, menghindari jurnal predator serta memprioritaskan artikel full-paper yang memiliki model, data dan hasil yang jelas.
Tidak hanya menyampaikan teori, Alam turut membagikan pengalaman akademiknya selama menempuh studi doktoral (2018–2022) dan pengalaman publikasinya. Publikasi berkualitas merupakan proses panjang yang membutuhkan konsistensi dan ketekunan, artinya artikel ilmiah dapat memerlukan waktu 1–2 tahun hingga terbit, dengan fase revisi yang bahkan bisa berlangsung selama 6–12 bulan. Oleh karena itu, peserta didorong untuk membangun etos akademik yakni kesiapan menerima kritik dari reviewer, kesabaran dalam proses perbaikan naskah serta komitmen untuk mengembangkan riset secara berkelanjutan.
Sebagai penutup, RJI berharap semakin banyak akademisi Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada terbitnya artikel, tetapi juga mampu membangun tradisi riset yang kuat, relevan, dan berkontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.
RJI, Berbagi Giatkan Publikasi
Website: relawanjurnal.id
Tiktok: relawanjurnal.id
Instagram: relawanjurnal_id
Facebook: Relawan Jurnal Indonesia
YouTube: Channel RJI
WhatsApp: 08170240689
Twitter: relawanjurnalid
PSPI: pusatstudi_rji
Supervisi : supervisi_jurnal_rji
LSP : lsp_pie



