ID. 042-25022018-210238-032-02


Perkenalkan saya seorang section editor di salah satu pengelola jurnal. Sebetulnya saya mengelola jurnal ini apabila dihitung mulai bergabung baru kurang lebih 5 bulan, pertama kali memasuki dunia penjurnalan tidak sengaja dikarenakan pada waktu itu tidak ada yang dapat hadir dalam pelatihan OJS dan pelatihan dalam jurnal yang sedang mengajukan akreditasi. Pada waktu itu saya tidak mengerti sama sekali apa yang sedang saya kerjakan karena saya hanya diberikan username dan password yang sebetulnya tidak tahu untuk apa kedua hal tersebut.

Singkat cerita saya belajar otodidak apakah itu OJS, bagaimana mengelola jurnal yang baik, bagaimana mengelola segala hal yang terdapat di dalam jurnal agar mendapatkan kriteria baik terlebih dahulu dikarenakan jurnal kami sebetulnya hanya diurus oleh dua orang saya selaku section editor dan seorang lagi selaku editor in chief, kami berdua berbagi tugas akan tetapi saya selaku section editor hampir melakukan semua kegiatan yang dilakukan oleh managing editor, layout editor, copy editor, proofreader, dan reviewer. Hal tersebut dikarenakan keseluruhan editorial team belum dapat melakukan tugasnya dengan baik dan mereka belum memahami sepenuhnya bahwa pengelolaan jurnal merupakan suatu komponen yang sangat penting dalam dunia penelitian. Saya selaku section editor sebenarnya belum memiliki pengetahuan tata cara mengelola jurnal yang baik dan saya melakukan juga tugas sebagai reviewer pada jurnal kami yang saya rasa, saya tidak memiliki kemampuan sebagai reviewer hal tersebut akan memiliki dampak pada kualitas jurnal kami nantinya. Team didalam editorial team sepertinya hanya terpampang nama saja secara keseluruhan dan secara keseluruhan semua akun yang ada didalam jurnal kami saya kendalikan sendiri. Hal tersebut terkadang termasuk akun author yang hanya mengirimkan file artikel saja tanpa melakukan registrasi secara online dikarenakan kurangnya pemahaman author dalam registrasi jurnal secara online. Dengan hal tersebut membuat saya melakukan pekerjaan author juga yang seharusnya itu bukan pekerjaan saya dan apabila itu tidak saya lakukan terkadang author enggan mengirimkan artikelnya kepada jurnal kami. Dalam pencarian artikel juga terkadang sudah terdapat pesanan atau blok-blok yang sudah dipesan oleh teman pimpinan yang memungkinkan author dari luar sangat memiliki sedikit kesempatan untuk masuk ke jurnal kami.

Saat ini saya berusaha mengelola jurnal dengan sangat baik, dengan perlahan saya menyampaikan apa saja tugas yang harus dilakukan oleh para editorial team pada jurnal kami. Proses yang terjadi menurut saya sangat lama hingga jurnal itu berhasil siap diterbitkan. Saya juga berusaha untuk menambah wawasan dalam pengelolaan yang baik dan benar dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh pengelola jurnal lain. Walaupun terkadang materi yang disampaikan hampir sama, saya sangat tertarik dengan apa yang dijelaskan oleh pemateri. Pernah suatu ketika diberitahu dalam proses artikel dari pertama submit hingga akhir diterima dan di belakang artikel yang semula berkode “SM” harus berubah menjadi “PB” dan itu dapat dikategorikan proses jurnalnya sudah mendekati baik karena prosesnya dimulai dari awal hingga akhir dengan benar. Pertama kali proses ini dilakukan saya membutuhkan waktu hingga bermingguminggu dalam melakukanya akan tetapi di sini saya menemukan suatu hal yang menarik dan membuat bangga apabila jurnal itu sudah diproses dengan baik. Mengikuti pelatihan yang diadakan oleh RJI saya termasuk beruntung dikarenakan saya diberitahukan teman saya dan ia tahu bahwa saya sedang kesulitan mengelola jurnal dan saya mengikutinya juga dapat dikatakan sebuah keberuntungan dikarenakan saya benar-benar ingin mengupgrade pengetahuan tentang pengelolaan jurnal yang baik dan benar.

*Penulis adalah peserta TOT Relawan Jurnal Indonesia
The Section Editor

Post navigation