
Yogyakarta – Relawan Jurnal Indonesia (RJI) melakukan audiensi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) pada 3 Agustus 2026 bertempat di Prime UMY Hotel Convention & Dormitory untuk membahas pengembangan Diamond Open Access (DOA) dalam publikasi jurnal ilmiah di Indonesia.
Audiensi tersebut dihadiri oleh Prof. E. Aminudin Aziz, M.A., Ph.D., Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Dr. Joko Santoso, M.Hum., Ketua Forum Perpustakaan Digital Indonesia dari Perpusnas. Pertemuan ini menjadi kesempatan RJI dan Perpusnas untuk berdiskusi mengenai pengembangan ekosistem publikasi ilmiah serta upaya untuk mendorong akses terbuka yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Topik yang dibahas dalam audiensi ini adalah Diamond Open Access (DOA), yaitu model publikasi ilmiah yang memberikan akses secara terbuka kepada pembaca tanpa biaya dan tidak membebankan biaya publikasi kepada penulis. Model ini menjadi topik relevan dalam pengembangan jurnal publikasi ilmiah karena mendukung keterbukaan akses terhadap hasil penelitian.
Dalam audiensi tersebut, RJI dan Perpusnas bertukar pandang mengenai peluang pengembangan Diamond Open Access di Indonesia. Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama lanjutan dalam bentuk pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pustakawan dan pengelola jurnal. Pelatihan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan pengetahuan dan kompetensi dalam pengelolaan informasi serta publikasi ilmiah.
Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara RJI dan Perpusnas, tidak hanya dalam pengembangan Diamond Open Access, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang dapat memberikan manfaat bagi pustakawan dan pengelola jurnal di Indonesia.
Melalui audiensi ini, RJI berharap dapat menjalin kerja sama lebih lanjut dengan Perpusnas dalam berbagai inisiatif yang mendorong kemajuan publikasi jurnal ilmiah di Indonesia agar semakin berkualitas, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
RJI Berbagi, Giatkan Publikasi.



